Sabtu, 19 Oktober 2013

UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR ANGKUTAN UMUM (METROMINI)

UJI EMISI KENDARAAN BERMOTOR ANGKUTAN UMUM (METROMINI)

I. LATAR BELAKANG
Angkutan umum merupakan salah satu media transportasi yang digunakan masyarakat secara bersama-sama.
MetroMini sangat terkenal di kawasan Jakarta. Hampir tidak ada orang yang tidak tahu MetroMini, ini dikarenakan MetroMini merupakan salah satu angkutan murah di Jakarta yang tarif per orang hanya Rp 3000,00 dan pelajar Rp 1000,00. MetroMini juga terkenal akan kebrutalan supirnya, kaca yang biasanya ditempeli stiker dan juga armada yang sudah tidak layak untuk mengangkut penumpang. Ini dibuktikan dengan tidak berfungsinya beberapa instrumen bis, seperti speedometer, tidak adanya jendela pada kendaraan dan juga salah satu pembuat polusi di Jakarta dengan sistem pembuangan karbon di knalpot yang sudah tidak sempurna. Meskipun begitu, MetroMini tetap merupakan salah satu jenis angkutan terpopuler di Jakarta.
Melihat kondisi yang tentunya tak layak ini, upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan uji emisi pada metromini tersebut.
Pelaksanaan Pengujian kendaraan bermotor di Unit PKB dan pemeriksaan dilakukan oleh Penguji yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah, bagi kendaraan yang memenuhi kelaikan akan disahkan oleh pejabat yang ditunjuk akan diberi tanda uji. Namun tidak semua uji emisi yang dilakukan berjalan dengan lancar.

II. TUJUAN
Menciptakan transportasi yang aman, nyaman, layak, dan efisien. Melalui uji emisi.
III. PERMASALAHAN DAN PENANGGULANGAN
A.    PERMASALAHAN
1.      Kenyamanan pada metromini
Salah satu penyebab kelayakan angkutan umum adalah kenyamanan, dalam metromini kenyamanan mungkin hampir tak ternilai harganya, kenyamanan ini perlu diutamakan dalam transportasi umum. Tidak nyamannya sebuah metromini bukanlah sesuatu hal baru bagi penumpang, nyaman atau tidaknya sebuah metromini sudah tidak lagi diutmakan oleh para pengurus armada metromini tersebut.


2.      Kelayakan beroperasi
Apakah metromini layak untuk beroperasi ?
Hampir 80% metromini di jakarta tak layak beroperasi. Hal ini dikarenakan metromini yang tak lulus dalam uji emisi. Namun yang seharusnya bilamana kendraan tak layak lulus beroperasi tentu tak layak untuk dijalankan atau dioperasikan.
Banyak kita jumpai metromini yang sudah tak layak namun tetap beroperasi. Hal – hal yang vitalpun dalam kendaraan masih saja tidak diutamakan, seperti halnya rem yang sudah minim knierjanya, gas buang yang sangat tidak sempurna, tak adanya speedometer, lampu rambu yang tak semuanya berfungsi. Hal ini tentu sangat mengancam keselamatan kepada para penumpang.

B.     PENANGGULANGAN
Menyikapi masalah tersebut tentu kita harus bertindak terutama pemerintah yang mempunyai tanggung jawab besar terhadap permasalahan ini. Yang pasti pemerintah harus melakukan uji emisi dengan semaksimal mungkin, dan memberikan sanksi kepada metromini yang beroperasi bila tak lulus uji emisi.
IV. MANFAAT DAN TUJUAN
Manfaat dan tujuan uji emisi ini tentunya sangatlah besar, seperti berikut :
-          Berkurangnya pencemaraan udara
-          Membuat kendaraan lebih prima
-          Menjadikan kendaraan berumur lebih lama
-          Menciptakan transportasi yang nyaman
-          Mencegah terjadinya kecelakaan
-          Meningkatkan peminat pengguna angkutan umum
      V.  NARASUMBER


Tidak ada komentar:

Posting Komentar